Inilah pengalaman pertama gw kecopetan (smoga ini yg pertama dan yang terakhir y ALLAH. amin,..) Rasanya tuh, kaya ditusuk dari belakang ibaratnya kaya kita punya sahabat yang ngerebut pacar kita.(ahai,.. lebai klo ini.. hehehe) Tapi kalau dipikir-pikir mending dipalak aja deh sekalian, dibanding kecopetan (walaupun amit-amit deh dua-duanya,..).
Hmm,.. awalnya ceritanya tuh kaya gini,..
Hmm,.. awalnya ceritanya tuh kaya gini,..
Distadion kebanggaan Indonesia ini lah, pengalaman pertama gw kecopetan terjadi.(hohoho,. ). Tepatnya pada pertandingan kualifikasi Piala Asia 2011, Indonesia vs Australia Tanggal 28 Januari 2009. Pertandingan ini, memberikan magnet yang cukup kuat untuk gw menonton langsung di Gelora Bung Karno.
Usai pertandingan gw keluar dari GBK dengan perasaan yg geram, kesel, lemes jg,. ga nyangka jg,.. namun kali ini bukan karena tim Indonesia yang mengalami kekalahan, namun karena gw yang lengah mengantisipasi kejahatan yang terjadi disana. Lebih tepatnya, kecopetan. Ini bukan untuk pertama kalinya gw menonton langsung di GBK, dan selama ini pun, gw tidak pernah mengalami hal ini.
Buat sekedar melampiaskan impian sebagai detektif (hohoho),.
Pelakunya lebih dari 1. dia kelompok gitu, sekitar 3 orang. Jadi, dia memanfaatkan moment pada saat sedikit berdesak2an sewaktu keluar GBK, 1 orang didepan saya sebelumnya berkedip kepada belakang saya(dan sebelum menyadari hp saya hilang, saya ga mengerti akan kedipan itu) dia berusaha menghalangi jalan saya keluar, dan yang belakang mulai mendorong saya seakan dia ingin buru2 keluar, dan ada 1 orang lagi ( inilah yang menurut saya, membuat kelengahan itu terjadi) dia seakan2 terdorong dari barisan belakang, dan meneriakan kata "piss",.. 3 kejadian ini berlangsung sangat cepat,.. dan tanpa sadar, saya terus melenggang keluar GBK. Namun Di tengah perjalan menuju parkiran, saya sadar bahwa, hp saya sudah lenyap. Kalau sudah begini, harus berbuat apa. Saya akhirnya pun pulang dengan hati yang gondok. hmm,.. jadi buat sekedar jadi bahan pembelajaran. Anywhere,anytime,.. kita harus tetap waspada.
Kalau kata Bang Napi, Tindak kejahatan bukan karena hanya ada niat dari pelaku, namun karena ada kesempatan. untuk itu, tetap,..Waspadalah,.. waspadalah,.. waspadalah,.. hehehe,..
-::- Read More...... -::-










