FIRST GREETING

Welcome! to aozone.web.id, ini merupakan blog pertama saya yang pernah di publish. Disini kamu bisa menemukan segala informasi tentang catatan tak terlupakan dari si AO. Akhir kata terima kasih atas kunjungan dan komentar kamu, selamat menikmati dan semoga bermanfaat :)

--
Regards,
Akbar Octa

Wednesday, April 8, 2009

Tiga Alasan Belum Perlu BlackBerry

Demam BlackBerry rupanya sedang melanda jakarta. Bukan sesuatu yang luar biasa lagi jika melihat orang menenteng-nenteng ponsel pintar seperti BlackBerry. Gadget yg 1 ini bukanlah lagi sebagai alat untuk membantu pekerjaan, namun sepertinya sudah menjadi gaya hidup. Mulai dari pelajar, hingga ibu rumah tangga berlomba-lomba untuk memiliki gadget ini, walaupun pada akhirnya hanya digunakan untuk chating, buka facebook dan sms-an.


Setelah gw melakukan wawancara kecil-kecilan terhadap beberapa responden (teman kampus), hasilnya rata-rata membeli karena dibilang, lucu lah, karena suka aja lah, buat chating ma facebookan, buat ngetik tuh enak, dsb. Namun, seberapa butuhkah kita akan gadget yang ga murah ini?? Mungkin ini bisa dijadikan pertimbangan sebelum membeli ponsel pintar ini.

-- tidak butuh layanan push e-mail.
Ini merupakan jualan utama blackberry. Kemahiran blackberry mengolah push e-mail sehingga dengan mudah masuk ke ponsel, melambungkan nama RIM (produsen BlackBerry) sebagai jagoan penyedia layanan ponsel bisnis. Jadi, bila kita tidaklah sering mengecek e-mail, maka BlackBerry bukanlah untuk kita.

-- Butuh ponsel dengan baterai yang tahan lama.
Layanan push e-mail yang terus menerus aktif, sudah barang tentu akan sangat menguras kekuatan baterainya. Tidak suka keseringan nge-charge? kalau begitu jangan pakai BlackBerry.

-- Butuh Bluetooth untuk mentransfer file.
Bukan berarti BlackBerry tidak ada bluetoothnya, namun sayangnya bluetooth di BlackBerry tidak mau menerima transfer dari ponsel lain.(Ini jawaban khusus buat thea, yang mengeluhkan bluetooth BB-nya). Terpaksa kita harus mentransfernya dulu ke komputer. Di komputer disimpan di dekstop tools dan kemudian baru bisa ditransfer ke BlackBerry. Cukup menyita waktu bukan? Namun, bluetooth BlackBerry masih bisa digunakan untuk mentransfer berkas ke device lainnya.

*sumber : wartakota.

-::- Read More...... -::-

Wednesday, April 1, 2009

Pengalaman Pertama Ketilang

Tidak seperti sebelumnya, pengalaman pertama gw kecopetan yang bikin gw kesel dan gondok. Kali ini entah kenapa gw malah seneng, padahal hari selasa kemarin gw ditilang. Hahaha. Kok gitu y? Aneh ga? Karena akhirnya rasa penasaran gw akan rasanya ditilang tuh kesampean juga. Setelah sudah bertahun-tahun berlalu lalang di jalanan dan sebelumnya gw hanya mendengar pengalaman-pengalaman dari temen-temen, sahabat, maupun saudara gw tentang rasanya ditilang. Dan sekarang gw udah mengalaminya. Wow,.. hahaha,..

Kejadianya tuh di jalan bypass jakarta timur, gw mengambil jalur cepat, yang memang seharusnya itu ga boleh dilalui oleh sepeda motor. Tapi apa daya, kan gw mw muter balik y, dan semenjak jalan akses masuk dari jalur lambat ke jalur cepat ditutup, gw mw ga mw ya lewat jalur cepat tsb, dari pada gw harus menempuh waktu yang lebih lama lagi, karena baru ada putaran lagi tuh jauh bgt.

Ternyata disebelum putaran tsb, ada sekitar 8 polisi, dengan 2 mobil polisi dan 2 motor besarnya. Beuh, sial. Terjebak gw. Hahahha,.. dari kejauhan polisi tsb sudah mengisyaratkan kalau gw harus berhenti dan minggir. Sempat terlintas dibenak gw buat melarikan diri, hahaha,.. tapi melihat banyaknya personil polisi tsb membuat gw mengubur dalam-dalam niat gw itu.


Gw menyerahkan stnk dan sim tsb, lalu dengan santainya pak polisi tsb berjalan ke arah sepeda motor dengan membawa stnk dan sim gw tsb. (dan menurut cerita2 dari temen gw, habis ini dia pasti ngeluarin kartu tilang.wkwkwkwkwk). Gw ga langsung menghampiri tuh polisi tsb, gw malah ngeluarin hp dan menelpon bokap.(bukan karena bokap gw polisi, namun hanya sekedar ngabarin aja kalau gw tuh lagi ditilang, dan akhirnya selama ini pernah ketilang jg. Hahahha,..). setelah menelpon bokap, baru gw menghampiri polisi tsb. Dan entah kenapa gw ngeliat tuh polisi jadi ga ‘setengil’ tadi. Wkwkwkwkwk,..


Lah, kok jadi begini y ceritanya. Wkwkkwkw,.. tiba-tiba pak polisinya nyerahin aja tuh stnk dan sim dengan ‘Cuma-Cuma’. Berbeda dengan apa yang diceritain oleh temen-temen gw yang harus bernego ‘harga’ dulu. Hohoho...

Ya mumpung tuh pak polisi belum berubah pikiran, ya gw buru-buru ngacir aja. Hahaha,.. Disepanjang perjalanan menuju kampus, gw masih mikirin, kenapa y tuh polisi baik banget, dan jalan cerita gw ditilang kok berbeda dengan apa yang diceritakan oleh temen-temen gw. Gw kehilangan moment berharga banget, yaitu bernego ‘harga’. Hohoho,.. akhirnya gw baru inget, ternyata di stnk gw terselip kartu nama om gw (adiknya bokap) yang seorang polisi. Mungkin karena itu, pengalaman pertama gw ditilang sedikit berbeda dengan teman-temang gw, yang adanya moment nego ‘harga’. hihihi,..

-::- Read More...... -::-